CPanel

:: Halal Center ::

Home Artikel Lesitin Hewani atau Tumbuhan?

Lesitin Hewani atau Tumbuhan?

E-mail Print PDF
kedelaiTerkait dengan lecithin, sebenarnya yang menjadi pokok masalah bukan pada zat lecithin (salah satu jenis glikolipida yang biasanya terbuat dari kuning telur atau kedelai, biasanya digunakan sebagai emulsifier), tapi penggunaan lecithin yang biasanya disalahgunakan untuk menutupi jejak penggunaan protein hewani yang seringkali statusnya haram (mengingat biaya mengembangbiakkan babi jauh lebih murah daripada beternak sapi, kambing yang halal), karena ketika lecithin ditambahkan pada campuran, lemak yang berasal dari hewan tidak bisa dideteksi.

Maka, sebenarnya pada hampir tiap bahan yang kita gunakan sehari-hari (mulai dari sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sampai kosmetika dan makanan-termasuk es krim) selalu terkandung Lecithin ini. dan, yang perlu kita cermati setiap kali menggunakan produk yang berbentuk koloid atau campuran lain -yang terdiri dari campuran minyak-air adalah keberadaan emulsifiernya. Apakah berasal dari bahan halal (seperti dari soya-lecithin) atau dari bahan yang tidak jelas (biasanya kalau bahannya agak aneh, produsen cuma mencantumkan kata "emulsifier" , tanpa menjelaskan asal-usul emulsifier tersebut. Dan disitulah kehati-hatian kita dituntut untuk menjaga diri kita dari barang yang syubhat (karena kita tak tahu dari apakah emulsifier tersebut dibuat).

Seperti kasus bahwa kandungan lesitin (lecithin) dalam lotion bisa bersumber dari tumbuh-tumbuhan (berarti dari kedelai/soya) . Dengan demikian umat Islam tidak perlu khawatir memakainya. Namun demikian, untuk pencantuman logo halal tidak memungkinkan karena mengandung alkohol dan turunannya yang mana masih ada sebagian umat Islam yang menajiskan.

Pada kesempatan itu juga, disarankan sebaiknya dicantumkan pada ingredients dengan jelas "soya lecithin" sehingga menghindarkan keraguan pada konsumen untuk membeli produk tsb. Bahkan kalau bisa ada tulisan "Hanya dibuat dari minyak tumbuh-tumbuhan" sebagaimana beberapa tahun lalu pernah tercantum di kemasan produk sabun tertentu pasca issue mengandung babi. Saat itu perusahaan tersebut mengganti kemasan sabun dengan desain baru sambil mencantumkan tulisan tersebut. Dengan demikian konsumen pun tenang memakainya.

Semoga di masa-masa mendatang para produsen semakin memperhatikan perihal halal-thoyyib ini untuk produk-produk mereka dan tetap mempertahankan serta terus meningkatkan kepekaannya. Kepada konsumen khususnya muslim, semoga tetap memelihara sikap kritis untuk kemaslahatan bersama. (Sumber: Artikel berjudul "Lesitin Hewani atau Tumbuhan?" di http://www.halalmui.or.id)

Last Updated ( Thursday, 28 January 2010 08:00 )  
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday9
mod_vvisit_counterYesterday6
mod_vvisit_counterThis week61
mod_vvisit_counterLast week65
mod_vvisit_counterThis month34
mod_vvisit_counterLast month292
mod_vvisit_counterAll days1633

We have: 1 guests online
Your IP: 38.107.191.98
 , 
Today: Sep 04, 2010